Tanjung,Pinang,Jelajahkepri.com-Ketua Komisi III DPRD Kepri menyebutkan saat ini Komisi yang membidangi pembangunan terus mengawasi proyek pembangunan TA 2018 yang belum rampung. Proyek tersebut merupakan proyek pemerintah Provinsi Kepri diantaranya pembangunan Dermaga Pulau Kasu Barat dan Pengembangan Dermaga Parkir Roda Dua Belakang Padang.

“Pembangunan Dermaga Pulau Kasu dan pengembangan Dermaga Belakang Padang ini sudah dimulai pada Agustus 2018 lalu,” kata Widiastadi, sesuai keterangan yang diterima Beritanusantaranews.com. Selasa (05/02/2019)

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan dua dermaga tersebut dilakukan melihat kebutuhan masyarakat saat ini. “Mobilitas masyarakat di kedua pulau ini sangatlah laju, banyak masyarakat disana yang bekerja ataupun belajar di Batam,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi III Surya Makmur Nasution juga mengatakan pembangunan dan pengembangan pelabuhan tersebut dimaksudkan untuk konektivitas masyarakat di pulau-pulau. “Dalam membangun konektivitas transportasi khususnya di daerah kepulauan ini memang membutuhkan biaya yang cukup besar,” ungkap Surya Makmur.

Ia juga menyebutkan dengan pembangunan tersebut dapat memudahkan akses masyarakat antar pulau. “Bagaimana masyarakat pulau bisa menikmati pembangunan, salah satunya dengan cara membangun dan mengembangkan dermaga ini,” katanya.

Menurutnya dengan dibangunnya pelabuhan nantinya akan sangat membantu masyarakat di pulau tersebut. “Ya nanti kan bisa memudahkan anak-anak yang akan sekolah di lain pulau, mereka tidak lagi harus melompat-lompat untuk naik ke perahu,” ungkapnya.

Anggota Komisi III Saproni juga menambahkan nantinya jika dermaga yang dibangun di Pulau Kasu tersebut sudah jadi, kapal bisa sandar di dermaga tersebut. “Seperti kapal dari Tanjung Balai Karimun nantinya bisa sandar di pelabuhan ini, karena daerah ini merupakan jalur pelayaran antar pulau,” kata Saproni.

Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Azis Kasim Djou mengatakan, pembangunan Dermaga Pulau Kasu pada tahun 2018 menelan anggaran sebesar Rp 4,2 milyar. “Tahap pertama telah selesai pembangunan pelantar untuk menuju dermaga sepanjang 150 meter dan untuk tiang pancangnya sudah mencapai 500 meter.” Kata Azis.

Dermaga tersebut nantinya memiliki panjang pelantar 500 meter dengan lebar 2,5 meter. Dan pada tahun 2019 ini dijelaskan Azis pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,4 milyar untuk menyelesaikan kekurangannya yakni pelantar dermaga sepanjang 350 meter.

Sementara itu untuk pengembangan dermaga parkir roda dua Belakang Padang memakan biaya sebesar Rp 1,4 milyar tahun anggaran 2018. “Untuk pengembangan dermaga Belakang Padang sendiri akan rampung pada tahun ini, untuk pengecoran dermaganya sudah selesai tinggal memasang atapnya saja,” tambah Azis.

Dalam peninjauan tersebut hadir anggota Komisi III Widiastadi Nugroho, Surya Makmur Nasution, Raja Bakhtiar, Saproni, Alex Guspeneldi, Asep Nurdin, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Suryani dan Joko Nugroho.

Berita sebelumyaBupati Natuna Hadiri Perayaan Imlek Kota Apung Sedanau
Berita berikutnyaHari Ke-2 Perayaan Imlek, Kapolres Natuna Kunjungi Kota Apung Sedanau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.