Tanjungpinang,Jelajahkepri.com РRapat Paripurna Istimewa tentang  penyampaian Surat Keputusan DPRD Kota Tanjungpinang tentang Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 dan LKPj akhir masa jabatan 2013-2018 yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Rabu (2/5)
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno dan dihadiri langsung oleh Penjabay Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM. Rapat diawali dengan pembacaan hasil rekomendasi terhadap LKPj Walikota Tahun 2017 oleh oleh Sitrus M Sitohang.
Dalam rekomendasinya, DPRD Kota Tanjungpinang mengharapkan Pemko untuk lebih memajukan perencanaan pembangunan, baik dalam penganggaran maupun dalam tahap pelaksanaan agar lebih selektif lagi, “Tingkatkan pembangunan fisik dan harus berimbang. Untuk sektor pariwisata perlunya upaya peningkatan yang konsisten dan Pemko harus lebih memajukan usaha-usaha dibidang kepariwisataan,” Papar Petrus.
Terkait LKPj akhir masa jabatan 2013-2018  rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD yaitu sebagai catatan untuk mengupayakan peningkatan sektor ekonomi dan mengendalikan laju inflasi di Kota Tanjungpinang. Untuk peningkatan kualitas pelayanan publik melalui perencanaan pembangunan 5 (lima) tahun kedepan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD). Dan DPRD juga merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk terus meningkatkan kerjasama antara BPJS terkait masalah kesehatan dan ketenagakerjaan. Kemudian juga kepada pihak PLN yang terkait dengan penerangan jalan terutama jalan protokol,dan yang terakhir masalah IMB yang harus dibenahi.
Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota, Pimpinan OPD dan pejabat eselon 3 dan 4 dilingkungan Pemko Tanjungpinang.
(Rd/Hms)
Berita sebelumyaHardiknas 2018: Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan
Berita berikutnya7 Fraksi setujui 3 Ranperda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.