siak- Banjir yang mengenangi di sepanjang jalan raya KM 3 desa pinang sebatang kecamatan tualang kabupaten siak riau di sebabkan saluran parit tersumbat akibat saluran air belum tuntas di bersihkan (03/02/2024)

Kondisi jalan di KM 3 kampung pinang sebatang,kecamatan tualang, kabupaten siak menjadi sorotan , terlihat air tergenang akibat saluran pembuang tersumbat mengakibatkan aliran air berpindah ke jalan akibat luapan dari parit, Bukan hanya disitu saja, terlihat juga di JL gajah Tunggal, terlihat genangan air hampir setinggi pinggang orang dewasa

“Pasca banjir saluran parit tersumbat akibat saluran pembuang belum tuntas dibersihkan oleh pihak dinas Kebersihan kecamatan Tualang , Ini harus secepatnya dibersihkan, karena musim penghujan dikhawatirkan air tergenang di jalan raya,” kata Andi Salah Seorang Sopir

Menurut dia, jalan yang tergenang seperti di Jl. gajah tunggal karena saluran parit sisi kiri dan kanan tidak mampu menampung air akibat derasnya hujan, sehingga kondisi seperti ini berdampak terhadap jalan di gajah Tunggal menjadi tergenang, begitu juga di Jl KM 3 sehingga sulit untuk beraktivitas” ungkapnya.

Ditambah, riza. Menurut dia, penanganan banjir cukup lamban di lintasan padat penduduk tersebut,dirinya mengatakan penduduk sekitar kesulitan beraktivitas seperti saat berpergian ke sekolah dan juga saat bekerja.

Lebih lanjut, saya melihat cukup lamban penanganan banjir yang terjadi setiap kali hujan turun hal ini sudah lama terjadi sejak tahun 2020 hingga sekarang belum juga ada penanganan dari pihak pemerintah kabupaten maupun daerah

“Memang sih beberapa waktu lalu ada pihak keberhasilan yang membersihkan parit di sepanjang jalan mulai dari jalan hang jebat hingga jalan gajah Tunggal, namum seperti nya tidak tuntas , masih saja air meluap dari partit tersebut” cetusnya

Di konfirmasi camat tualang mursal s. Sos melalui whatsapp tidak dapat memberi jawaban, sampai berita diterbitkan,Masyarakat pinang sebatang meminta kepada kadis lingkungan hidup dan keberhasilan (DLHK) kabupaten siak dan juga kepada pihak terkait agar segara meninjau langsung lokasi tersebut, untuk segera dilakukan tindakan.(M.Panjaitan)

Artikulli paraprakBerdasarkan Keterangan Kemenag RI Dari Kuota 1 Juta Honorer Guru Agama Tergolong Masih Minim
Artikulli tjetërBP Batam Ajak Lulusan Insinyur Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Rempang Eco-City

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.