Palembang, – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru apresiasi kinerja maupun performance manajemen PT BPR Sumsel sebagai institusi yang saat ini mengalami kemajuan.

Serangkaian inovasi telah banyak dilakukan baik tingkat manajemen bawah sampai level tingkat top manajemen serta dalam hal kredit pinjaman hingga pengembaliannya.

Hal tersebut dikatakan pada saat mengahadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2020 RSUP dan Rapat Luar Biasa PT Bank Pengkreditan Rakyat Sumatera Selatan Sumsel, bertempat di Ruang Karang Anyar Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (12/4/2021).

“Saya apresiasi kinerja PT Bank BPR dimana Tingkat persentase Net Performing Loan (NPL) mulai berkurang dari 18,80 persen menjadi 24,2 persen Desember 2019,” ujar HD.

Jelasnya, ini Informasi yang sangat penting bagi pemegang saham bagaimana kondisi akan keuangan serta keadaan terkait NPL utamanya dan berharap BPR ini ke depan agar berkontribusi dalam PAD paling tidak ada sumbangsihnya.

“Saya minta kepada dewan direksi dan komisaris terus dan harus berinovasi guna mempopulerkan keberadaan BPR ini . Artinya berhubungan dangan BPR tidak didasari unsur mepet,” minta HD.

Lanjut HD, harus ada pemikiran besar serta dibarengi obsesi besar atau sesuatu yang guna memperkenalkan dalam hal performance tampilan dari frontline hingga dalam hal promosi agar Bank BPR populer dan disukai oleh masyarakat.

“Kita harus dan terus ada inovasi seperti Link internet, Pelayanan E money dan inovasi yang esktrem tapi tentunya harus dengan aturan OJK,” tuturnya.

Turut hadir Komisaris Komisaris Utama Bakhnir Rasyid, Direktur Utama Marzuki dan beserta jajaran serta Ka BPKAD Sumsel, H Akhmad Mukhlis SE, MSi. (Tim Media Dinas Kominfo Prov. Sumsel/toeb)

Berita sebelumyaAMSI Sumsel Diminta Aktif Perangi Hoaks dan Ujaran Kebencian
Berita berikutnyaHD Hadiri Rakor Penegakan Hukum Jelang Ramadhan 1442 H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.