Tanjungpinang-Ketua Dekranasda Hj Dewi Kumalasari Ansar berharap sektor pariwisata di Kepulauan Riau kembali bergairah. Dengan demikian akan memberi dampak bagi membangkitnya ekonomi para pengrajin. Ini juga bagian dari memulihkan ekonomi di daerah ini.

“Kita ingin kerajinan di Kepri mendapat peluang ketika ekonomi dunia sudah pulih atau dunia sudah dengan adaptasi baru. Karena itu kita melakukan sinkronisasi pelaksanaan program kerja Tahun 2021 dan inovasi program kerja Tahun 2022 bersama Dekranas Pusat,” kata Dewi Ansar di Jakarta, Kamis (7/10).

Dewi Ansar memang memimpin Dekranasda Kepri melaksanakan audiensi dengan pengurus Dekranas Pusat. Berbagai hal dibincangkan, yang muaranya adalah meningkatkan ekonomi pengrajin yang terkena dampak pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun ini.

Dalam audiensi itu, Dewi Ansar dan sejumlah pengurus diterima oleh Wakil Sekertaris Jenderal Dekranas Pusat Ny Sondang Pasaribu. Ikut menyambut dan mendampingi kunjungan Dekranasda Kepri, adalah Disainer dan PIC Destinasi Labuan Bajo Samuel Wattimena dan Ny Mariko Tampi sebagai Desainer dan Kurator Produk Dekranas.

Dewi dan Dekranasda Kepri juga berkunjung dan melihat Pameran Online Rumah Kriya Asri di Gedung Sekretariat Dekranas Pusat, Ampera, Jakarta. Rombongan melihat secara langsung berjalannya Pameran Online Produk dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang diselenggarakan Dekranas Pusat.

“Kunjungan kami ini merupakan bagian dari rencana aksi Dekranasda Kepri dalam adaptasi perubahan di era digital. Karena pameran secara online perlu dilakukan secara baik dan profesional untuk mempromosikan dan memasarkan potensi produk Kepri baik di dalam maupun luar negeri,” kata Dewi Ansar.

Dewi Ansar mengatakan dengan PPKM yang levelnya terus membaik, diharapkan kunjungan wisatawan mulai meningkat. Ketika travel bubble dibuka, kata Dewi, Kepri sangat siap menyambutnya. Apalagi untuk destinasi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat di Lagoi dan Nongsa.

“Kegiatan kepariwisataan sangat mendukung peningkatan ekonomi daerah, termasuk para pengrajin,” kata Dewi Ansar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.