Medan,Jelajahkepri.com – Usulan tersebut disampaikan kepada Komite Nobel di Oslo Norwegia karena Jokowi dinilai berhasil membangun ekonomi masyarakat pinggiran Indonesia. Lalu apa saja capaian-capaian yang telah nyata dapat dirasakan oleh masyarakat pinggiran Indonesia?

Pertama, program redistribusi aset tanah dengan pemberian sertifikat tanah dan gratis pengurusan sertifikat tanah kepada kelompok masyarakat ekonomi pinggirian Indonesia, terutama mereka yang berada di wilayah perbatasan, wilayah tertinggal, dan wilayah transmigrasi Indonesia.

Kemudian program pemberian Dana Desa, KIS dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Kelompok masyarakat ekonomi pinggirian Indonesia, terutama mereka yang berada di wilayah perbatasan, wilayah tertinggal, dan wilayah transmigrasi Indonesia. Selanjutnya capaian satu harga BBM, semen, dan bahan pokok, lalu pembangunan infrastruktur nalan, jembatan, waduk, irigasi dan listrik. Terakhir, pemberian subsidi pupuk, obat-obatan, dan alat pertanian.

Ketua KPNEJ, Yonge Sihombing, mengatakan, pembangunan ekonomi masyarakat pinggiran yang dilakukan Jokowi banyak menarik minat masyarakat bahkan di dunia. “Karena ini memang baru, belum ada terminologinya. Pembangunan ekonomi masyarakat pinggiran Indonesia yang dilakukan Jokowi tentu kita harapkan bisa membuat Indonesia meraih Nobel,” katanya, pada Press Conference Nobel for Jokowi, di Sekretariat KPNEJ, Jalan Sei Asahan Medan, Senin (14/10/2019).

Bendahara KPNEJ Elly Hariyanto Sinaga di Sekretariat KPNEJ, Jalan Sei Asahan, Medan, Senin (14/10/2019).

Untuk mendukung fakta keberhasilan Jokowi, nantinya Bappenas akan men-support data-data. Dan sebagai upaya untuk menggolkan Jokowi raih Nobel Ekonomi, KPNEJ akan memproklamirkan, menyampaikan, dan meyakinkan Komite Nobel, Pemimpin Dunia, dan masyarakat dunia, bahwa Jokowi telah melakukan secara sungguh-sungguh berbagai program untuk membangun ekonomi masyarakat pinggiran Indonesia.

Menurut Yonge, jika Jokowi bisa terima Nobel Ekonomi, itu akan mengangkat citra Indonesia di mata dunia internasional serta meningkatkan kepercayaan mereka kepada Indonesia terutama terkait investasi. Selain itu, akan meningkatkan semangat Indonesia dalam berkompetisi di dunia internasional dan menjadi motivasi untuk bangkit dan bangkit meraih masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Paling penting, ini akan memantapkan langkah Indonesia mewujudkan visi 2019-2024, visi 2030, dan visi 2045 menuju Indonesia masuk 5 besar kekuatan ekonomi dunia,” katanya.(IS)

Berita sebelumyaSususnan Anggota Komisi DPRD Kepri 2019-2024
Berita berikutnyaPresiden Jokowi Resmikan Pengoperasian Palapa Ring

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.