Medan, Jelajahkepri.com – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (MUSCAB) IX BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Medan, ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

 Sebelumnya, Ketua Umum BPD HIPMI Sumut, Mazz Reza Pranata menyatakan, jika Muscab yang diadakan ilegal karena belum lengkapnya berkas administrasi sebagai persyaratan pelaksanaan muscab.

 Namun, pernyataan itu dibantah oleh Ketua Steering Comitte Muscab IX HIPMI Medan, Riza Rifai menegaskan, pihaknya sudah mengajukan perihal pelaksanaan muscab sebulan sebelum tanggal pelaksanaan.

 “Kami selaku panitia penyelenggara sudah memenuhi seluruh persyaratan pelaksanaan muscab sesuai dengan AD/ART HIPMI. Jadi sangat aneh jika BPD HIPMI Sumut menyatakan pelaksanaan muscab ini ilegal,” katanya di Le Polonia Hotel, Kamis (26/9/2019).

 Ketua Organizing Comitte Muscab IX BPC HIPMI Medan, Iqbal Hanafi menambahkan, pihaknya sudah melengkapi semua berkas administrasi. “Tentu kami sangat menyesalkan jika dikatakan muscab yang diadakan oleh HIPMI Medan ilegal. Ilegal-nya dimana? tegasnya.

 Hampir seluruh anggota HIPMI Medan mengungkapkan kekecewaan, dan mempertanyakan keputusan BPD HIPMI Sumut tersebut. “Jelas kami kecewa kepada BPD HIPMI Sumut,” tegas seorang anggota, Ririn, diamini oleh seluruh peserta muscab.

Anggota HIPMI Medan lainnya, Hawari menyatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan sikap BPD HIPMI Sumut yang menyatakan muscab yang diadakan BPC HIPMI Medan ilegal.

 “Keputusan BPD HIPMI Sumut ini jelas cacat secara organisasi dan AD/ART, karena tidak ada yang dilanggar oleh BPC HIPMI Medan dalam pelaksanaan muscab,” ujarnya.

 Sejumlah anggota HIPMI Perguruan Tinggi yang turut hadir dalam muscab tersebut, menyatakan dukungan kepada HIPMI Medan, dan siap turut memperjuangkan langkah lanjutan agar Muscab tetap bisa digelar.(IS)

Berita sebelumyaTMMD Kodim 0318 Natuna, Berpusat di Anambas
Berita berikutnya20 Perusahaan Mengikuti Job Fair 2019 di Kota Medan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.