Batam – Kegiatan aktifitas cut end fill di tiban V kapling cendrawasih yang selama berbulan bulan berjalan dengan lancar ,rabu ( 28 /10/26 ).
Pemotongan bukit cut end fill yang selama ini di lakukan salah seorang pemilik lahan salah seorang anggota DPRD Kepri Sahmadin Sinaga yang saat ini duduk di komisi III yang membidangi infrastruktur dan pembangunan dari Fraksi Nasdem.
Menurut pekerja lahan tersebut akan di lakukan pengembangan pembuatan perumahan di lahan tersebut.
Dalam pematangan lahan di bukit Tiban V kapling Cendrawasih ,pihak pengelola pemotongan lahan yang melakukan kegiatan cut end fill belum mengantongi izin dari pihak pemerintah maupun BP Batam.
Hal ini ,menjadi pertanyaan besar bagi masyarkat sekitar .adanya aktivitas pemotongan bukit tanpa melakukan kelengkapan dan pemberitahuan terhadap warga yang terdampak ,akibat aktifitas pemotongan lahan tersebut.
Salah satu warga perumahan Tiban airis Permai merasa kesal dengan adanya aktivitas pemotongan lahan itu,akibat adanya pemotongan lahan itu.” kami merasa terganggu akibat dari pemotongan bukit terdampak sama warga di sini ,abu berterbangan kemari dan pas hujan gini air mengalir bercampur dengan lumpur tanah masuk ke perumahan kami ,begitu juga mobil dam truck juga sesuka mereka melakukan pemberhentian di samping persimpangan jalan mau masuk ke perumahan kami .” Ujarnya .
Lokasi pematangan lahan berdekatan dengan rumah jendral angkatan laut berkisar 3 M dari bukit yang di potong ,apabila terjadi hujan deras akan berakibat terjadinya longsor yang tidak di inginkan .
Pihak pemerintah Kota Batam , BP Batam dan polda kepri dapat menindak ,aktivitas pemotongan bukit yang di lakukan pihal pengusaha nakal tidak mempunyai izin dari pemerintah kota batam dan BP Batam .( TIM / BY )



