komisi 3 dprd kota batam
Batam- Anggota Komisi III DPRD Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tumpukan yang diduga limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) di sekitar PT KBS, Senin (4/5).
Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Arlon Veristo mengatakan, sementara anggota DPRD menyimpulkan jika tumpahan limbah tersebut diduga kuat merupakan kesengajaan oknum-oknum tertentu. Padahal tumpahan limbah itu dapat mencemari lingkungan sekitar.
Ia menyebutkan, Komisi III menilai bahwa pemilik lahan serta oknum terkait melakukan penampungan tanpa menggunakan prosedur pengelolaan limbah B3 dari pemerintah.
“Ini diduga ada unsur kesegajaan mengumpulkan limbah tidak pada tempat dan kemunkinan ada penimbunan limbah di lokasi tersebut,” ucap Arlon kepada wartawan.
“Kita akan panggil pemilik lahan begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam,” sambung Arlon.
Arlon menerangkan, saat sidak, adapun limbah yang di buang antara lain Sludge Palm Oil, Hardener (sejenis Thiner), Grease (minyak gemuk) dan bermacam contaimined rags.
“SOP-nya ada tidak boleh limbah dibuang begitu saja,” tegasnya.

 

Ia menyayangkan aksi oknum-oknum yang telah terlibat dalam pembungan limbah tersebut. Menurutnya saat ini, masyarakat, pihak swasta, dan pemerintah harus besinergi menjaga lingkungan hidup.
smbr Kumparan
Berita sebelumyaPlt.Gubenur kepri Isdianto Menyayangkan Sikap Segelitor Pelajar
Berita berikutnyaRamadhan Hari ke-11 Badan Pengusahaan Batam Berikan Santunan ke Mesjid dan Panti Asuhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.