Pelalawan – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan Sumatera Utara (Sumut) akhirnya, memenangkan Gugatan Mantan Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata, Kabupaten Pelalawan, M Syafri.

Putusan PTTUN Medan mengabulkan permohonan penggugat serta menguatkan putusan PTUN Pekanbaru yang sudah terbit sebelumnya.

Tapi, terus berbuntut panjang. Lantaran Pemerintah Kabupaten Pelalawan masih ngotot melakukan upaya Kasasi ke MA sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Sengketa berawal dicabutnya Surat Keputusan (SK) Bupati Kabupaten Pelalawan terkait Pengangkatan M Syafri sebagai Dirut BUMD Tuah Sekata. Lantaran pencabutan SK, M Syafri melayangkan gugatan ke PTUN Pekanbaru.

“Salinan putusan sudah diterima pada 3 Maret 2020 lalu,” ujar M Syafri pada wartawan di Pangkalan Kerinci, Senin (30/3).

Kalah Dua kali, Pemkab Pelalawan melakukan upaya Kasasi ke MA sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Itu haknya Pemkab Pelalawan, diatur dalam Undang Undang. Terserah mereka, saya sudah siap apa pun hasilnya, tegas M Syafri sikapi upaya Kasasi yang dilakukan Pemkab Pelalawan.

Saya tidak begitu permasalahkan menang atau kalah dalam gugatan. Misi saya tegakkan aturan administrasi yang benar di pemerintahan.

Soal pengangkatan dirinya sebagai Dirut BUMD merupakan keputusan pemegang saham, Pemkab Pelalawan sendiri.

“Semua terpulang kepada mereka. Butuh saya silahkan. Sebagai putra daerah, saya berkewajiban membantu meningkatkan BUMD jadi perusahaan daerah yang dapat menghasilkan deviden kepada Pemkab Pelalawan. Endingnya meningkatkan perekonomian rakyat berbasis masyarakat kecil,” jelasnya.

Diceritakan, saya sudah siapkan beberapa terobosan dalam meningkatkan kinerja BUMD ke depan.

Salah satu bakal louncing Bulan Agustus 2020, saat ulang Tahun BUMD berupa pembayaran rekening listrik lewat perbankan dan outlet dan gerai serta toko yang melakukan kerjasama.

Tak cuma itu, telah direncanakan pemakaian meteran berbasis pra bayar diseluruh rumah tangga yang pakai listrik dari BUMD.

“Sosialisasi pemakaian meteran dengan sistem token bakal dilaksanakan, demi mempermudah akses pelanggan dalam pemakaian arus listrik,” sebutnya. (M. Panjaitan)

Berita sebelumyaDukung Langkah Pemko Batam Cegah COVID-19, bright PLN Batam Berikan Bantuan Wastafel Portable dan Hand Sanitizer
Berita berikutnyaDPRD Batam: Informasi Simpang-siur Soal Covid-19 Bisa Timbulkan Kerusuhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.