Batam,Jelajahkepri.com-DPRD Kota Bogor dan DPRD Tanah Datar menyambangi DPRD Kota Batam. Kedatangan dua Instansi DPRD dari daerah berbeda diterima sekaligus oleh Kabag Humas DPRD Batam, pada (3/5/19) bertempat di Ruang Serbaguna DPRD Batam.

Mengingat para anggota dewan tak bisa hadir, para anggota DPRD Bogor dan DPRD Tanah Datar ini diterima bagian Humas DPRD Batam.

DijelaskanTaufiq, bahwa DPRD Batam memiliki Badan Musyawarah untuk membuat usulan-usulan anggota DPRD. Dan memori pelaksanaan tugas akan dibagikan kepada seluruh anggota dewan.

“Jika anggota Dewan mendapat laporan dari masyarakat seperti temuan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, seperti limbah, perjudian dan lain-lain.” Terang Taufiq

Sedangkan RDP berupa mediasi diadakan di komisi masing-masing seperti permasalahan antara warga dengan sebuah perusahaan yang belum menemui titik terang, kita akan mengundang mereka untuk dimediasi.

Kemudian, Kata Taufiq, Terkait APBD kota Batam, pada tahun 2019, mencapai sebesar Rp.2.823.000.000.000 dengan komposisi PAD Rp.1.350.000.000.000.

” Pada setiap masa persidangan kami juga selalu membuat laporan kinerja dari anggota DPRD, dalam 1 tahun ada 3 laporan masa persidangan yang kami adakan,” terangnya

Dia juga menjelaskan terkait status Kota Industri yang sudah mulai beralih menjadi Kota Pariwisata. Batam tidak bisa hanya mengandalkan Industri saja untuk pertumbuhan ekonominya, apalagi Kota Batam tidak memiliki sumber daya alam.

“Oleh karena itu dalam upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi baru adalah melalui wisata, mengingat wilayah Batam sangat strategis yang berdekatan dengan sejumlah negara tetangga. Industri tidak lagi bisa menopang pertumbuhan ekonomi batam, karena banyak industri yang lesu dampak dari lesunya ekonomi global,”jelas Taufiq

(Rd/Batam)

Berita sebelumyaSetelah Peninjauan Lapangan, Tim VL KLA 2019 Adakan Pertemuan Bersama Pemkab
Berita berikutnyaRaperda Kampung Tua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.