JELAJAH KEPRI. Com. Medan – Masyarakat Belawan Bahari dan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pengurus Wilayah Solidaritas Aktivis Peduli Sumatera Utara ( DPW SIAP SUMUT ), melakukan aksi damai demo meminta kepada Walikota Medan Bobby Afif Nasution, agar mengambil alih kasus penyerobotan lahan yang diduga dilakukan oleh P.T STTC, Rabu ( 21/04/2021)

Dalam orasinya dengan lantang, Ketua Umum SIAP Sumut, Sahnan Siregar mengatakan, P.T STTC diduga telah mendirikan bangunan tanpa izin ( IMB ) diatas lahan yang telah dihibahkan oleh Mujianto kepada masyarakat.

” Kami minta Pak Walikota agar menindak bangunan milik P.T STTC yang tidak mematuhi hukum dan aturan yang berlaku ” pekik Sahnan Siregar, dihadapan para demonstran.

Dilanjutkan oleh Dedi Arisandi Ritonga, Koordinator Aksi dalam orasinya dengan meminta Walikota Medan agar turun melakukan penyelidikan ke lokasi tanah yang diduga diserobot oleh P.T STTC.

Selain itu juga disampaikan dalam tuntutannya supaya Walikota Medan menghentikan pembangunan yang dilakukan oleh P.T STTC, karena lahan tersebut sudah dilakukan Police Line yang seharusnya stanfas.

” Lahan itu sudah di Police Line, harusnya tidak ada kegiatan apalagi membangun yang dilakukan oleh STTC. Kenapa ada pembiaran oleh pihak terkait padahal bangunan tersebut diduga tidak memiliki izin ” pungkas Dedi Arisandi Ritonga.

Dalam aksi ini Walikota Medan, Bobby Afif Nasution turun langsung menerima aspirasi dan tuntutan dari masyarakat serta mahasiswa tersebut.

Walikota Medan Bobby Afif Nasution, mengatakan akan segera menindak lanjuti bangunan milik P.T STTC yang diduga tidak memiliki izin, dan terkait persoalan lahan yang di Police Line adalah menjadi ranah pihak kepolisian.

” Kita akan turun dan mengajak perwakilan dari masyarakat selain Pemko Medan untuk memeriksa kelengkapan izin bangunan tersebut, sesuai wewenang kami ” sebut Bobby.

” Terkait lahan yang digaris polisi yang menjadi sengketa adalah ranah hukum, jika memang bangunan tersebut tidak memiliki izin akan kita tindak seperti bangunan lain yang telah kami tangani ” ucap Bobby Nasution, Walikota Medan, dihadapan demonstran.

Terpisah aktivis muda, FR Nasution mengapresiasi Walikota Medan yang menerima aspirasi masyarakat juga mahasiswa.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh P.T STTC adalah suatu kejahatan kemanusiaan yang selama ini telah merampas hak-hak masyarakat, dengan menyerobot lahan di Jalan Ahmad Bekawan seluas 13.431 M2.

Ditambahkannya, setelah diserobot P.T STTC dengan leluasa membangun di lahan tersebut padahal sudah di Police Line.

” Saya harap Bobby Nasution jangan mendengar bisikan-bisikan dari pihak lain yang tidak berkompeten. Sebaiknya Bobby turun langsung melihat permasalahan yang terjadi di lahan tersebut, serta penderitaan yang dialami oleh masyarakat Belawan Bahari ” tandas FR Nasution.

(Ewi)

Berita sebelumyaHD: Tentukan Standar Biaya Hidup untuk Tekan Angka Kemiskinan
Berita berikutnyaDanjen Akademi TNI Dan Kalemdiklat Polri Kunjungi Posko Satlak III Elang Latsitardanus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.