Deli Serdang  ,DesaTanjung Baru kec.Tanjung Morawa melakukan aksi demon penolakan atas melintas nya mobil angkutan tanah timbun yang melintas di Desa Meraka, Rabu 02/06/21.

Bermula dari penimbunan lokasi lahan sawah atau rawa milik PT. Harmoni yang berdekatan dengan PT. STTC yang akan di buat lokasi pabrik, namun saat melakukan penimbunan tidak ada malakukan mediasi / konfirmasi terhadap warga setempat yang akan di lintasin mobil angkutan tanah tersebut,

Warga pun merasa marah kepada pihak pengusaha atas sikap nya itu, sehingga warga melakukan aksi demon agar mobil truk angkut tanah tersebut tidak boleh melintas di desa mereka Krena banyak hal yang akan terjadi akibat adanya penimbunan tersebut, Apalagi lokasi yang ditimbun sangatlah luas sekitar 32 hektar lahan yang akan ditimbun, sehingga butuh waktu lama pogram kerja dari mulai penimbunan sampai berdiri pabrik tersebut.

Aksi demo sudah berlangsung lebih kurang 4 hari namun belum ada tanggapan yang sangat memuaskan untuk warga khusus nya warga Dusun 1,2 dan 4 Yang jalan nya dipakai untuk tranportasi mobil truk angkut tanah tersebut.

Dan puluhan warga yang ikut aksi demo tersebut mereka berlanjut ke kantor Desa Tg.Baru yang dikepalai Pak Heri Ginting. Namun warga juga mengundang Instasi Pemerintahan yang terkait Agar harapan Masyarakat, pemerintah dapat membantu inspirasi warga kepada pihak pengusaha.

Instasi Pemerintahan yang di undang antara lain .
1. DPRD DELI SERDANG
2. DPRD DAPIL II DELI SERDANG
3. KADIS PU
4. KADIS PERHUBUNGAN
5. KADIS PERIJINAN
6. KADIS PERKIM
7. KADIS PERTANIAN
8. MUSPIKA TG.MORAWA
9. PIHAK PERUSAHAN PT.HARMONI
10. PIHAK PERUSAHAAN PT. STTC. Semua undangan sudah dibagikan kemasing- masing tempat nya.

Namun aksi Demo yang mengumpul di Kantor Desa di pindahkan ke lapangan bola yang berlokasi di Jalan pendidikan Dsn IV Tg.Baru oleh pak Sawangin yang menjabat KAPOLSEK Tg.Morawa, bertujuan agar para aksi Demo tidak tertular wabah COVID-19 yang sedang melanda Indonesia.

Puluhan aksi demo pun bergegas ke lapangan bola yang di anjurkan Kapolsek Tg.Morawa tersebut. Dan diikutin rombongan pihak Instasi pemerintah dan pengusaha yang diundang.

Pak Camat Tg.Morawa ( Marianto Irawadi ) memberikan himbauan agar masing-masing Warga mewakilin Dusun nya hanya Dua orang saja yang lain hanya mendengar kan agar perundingan ini bisa berjalan lancar ujar nya.

Dimulai dari Warga Dusun IV yang pertama memberikan Alasan nya kenapa tidak dibolehkan truk angkut tanah melintas dikarenakan banyak hal yang akan terjadi seperti
1. Akan menimbulkan ISPA karena pasti banyak abu yg disebabkan truk angkut tanah.
2. Badan jalan pasti akan rusak
3. Resiko membahayakan anak-anak
4. Kenyamanan pasti terganggu dengan adanya truk yang melintas ujarnya.

Disambung lagi dengan inspirasi Masyarakat Dusun I dan II , menyatakan mereka sangat setuju adanya pengembangan pabrik di daerah mereka dengan harapan mereka bisa berkerja diperusahaan tersebut,
Namun Masyarakat tidak setuju mobil truk angkut tanah melintas dikarenakan banyak dampak yg terjadi apa lagi As jalan jadi sempit disisi lain adanya sekolah HARAPAN BANGSA banyak anak sekolah itu sangat mambahayakan.

Anggota DPRD PAK Obos dari Praksi PAN menyayangkan kenapa pihak dari pengusaha tidak hadir saat perundingan ini Mala yg hadir dari pihak kontraktor jadi siapa yang harus bertanggung jawab poin-poin yang diajukan Masyarakat, ujarnya.

Disambut lagi dari Anggota DPRD Dari praksi NUSANTARA Silangit menyatakan apabila itu rawa ditimbun maka akan terdampak banjir Krena serapan air sudah tidak ada lagi, dan disaat konfirmasi ke kepala Desa soal surat izin penimbunan rawah, tidak ada jawab Kades.

Pak Sawangin KAPOLSEK mengambil kesimpulan apabila surat izin yang harus diketahui oleh pihak instasi terkait tidak ada maka proyek penimbunan di stop. Dan akan ada mediasi selanjutnya bila mana surat-surat sudah di penuhi. Ujar nya pungkas.

(Ewi)

Berita sebelumyaPangdam I/BB Ikut Upacara Peringatan Hari Pancasila
Berita berikutnyaTambah Daya Tarik, BP Batam Bangun Kolam Ikan di Taman Rusa Sekupang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.