Batam, JelajahKepri.com -Sebagian wilayah di Batam mengalami pemadaman listrik dengan durasi 2 hingga 3 jam di awal Maret. Vice President of Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean menjelaskan saat ini, beberapa daerah di Pulau Batam dan sekitarnya sedang dilakukan manajemen beban, akibat gangguan di salah satu unit pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Mitra Energi Batam (MEB) di Panaran.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa pemadaman listrik yang terjadi di Batam dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir,”kata ucap Bukti.

Dia membeberkan jika satu minggu lalu satu unit mesin berbahan bakar gas uap mengalami gangguan. Sehingga hal itu mengakibatkan PT PLN Batam mengalami kekurangan daya sebesar 11 sampai dengan 22 Mega Watt (MW) atau pemadaman sebesar 4.5 persen dari total kebutuhan listrik di Pulau Batam dalam dua minggu terakhir.

“Saat ini, petugas sedang berupaya maksimal untuk memperbaiki gangguan tersebut. Sistem kelistrikan di Batam ditopang oleh mesin utama berbahan bakar uap dan gas di samping pembangkit-pembangkit diesel dengan kapasitas kecil yang tersebar di pulau Batam,” ujar Bukti.

Dia menyebutkan, hingga saat ini PLN Batam masih terus mengupayakan perbaikan gangguan pada mesin serta secara paralel mendatangkan komponen mesin dari Firlandia. Sementara itu, PLN Batam juga telah mempersiapkan solusi jangka panjang dengan mempercepat pembangunan PLTG Baloi sebesar 30 MW yang rencananya akan rampung pada pertengahan April 2022 ini.

“Oleh sebab itu, untuk beberapa waktu ke depan akan melakukan manajemen beban. Pada waktu beban puncak siang sekitar pukul 13:00 WIB s/d 15.00 WIB akan dilakukan manajemen beban sebesar 11 MW, bisa meningkat 22 MW jika cuaca terik di siang hari. Selain itu pemadaman terencana diusahakan tidak terjadi pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas dan waktu istirahat pelanggan,” beber bukti

Adapun informasi mengenai titik-titik lokasi yang akan diberlakukan manajemen beban akan di-update melalui website resmi PLN Batam www.plnbatam.com dan Facebook bright PLN Batam.

“Kami juga menghimbau dan meminta bantuan kepada masyarakat yang tidak terkena dampak pemadaman agar dapat menghemat pemakaian listrik pada waktu beban puncak agar pemadaman dapat di minimalisir,” tambahnya lagi.

Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami juga mohon dukungan dan doanya agar petugas dapat mengatasi gangguan tersebut dengan selamat,” tutupnya.( Boy )

Berita sebelumyaTumbuh 11,9%, Industri Asuransi Bayar Klaim dan Manfaat Rp159,43 Triliun di Tahun 2021
Berita berikutnyaGedung Beringin di Sekupang Cikal Bakal Taman Budaya Batam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.