Batam,Jelajahkepri.com- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) memusnahkan sebanyak 55,5 gram (gr) narkotika jenis Sabu dan 2.887,38 (dua kilo lebih) ganja.

Barang bukti tersebut merupakan kasus yang terjadi di wilayah Kepri periode bulan Maret 2022 dengan jumlah dua (2) laporan polisi (LP) dengan dua (2) orang tersangka bernama inisial MN dan J.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dilarutkan ke dalam air panas kemudian dibuang ke dalam septic tank yang disaksikan langsung oleh kedua tersangka dan tamu undangan dari Kejari Batam, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Advokat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat).

“Berdasarkan surat hasil pemeriksaan laboratoris kriminalistik, dan surat dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam tentang Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika, maka pada hari ini (Senin), kami memusnahkan barang bukti sabu dan ganja,” sebut Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) II Ditresnarkoba Polda Kepri, Komisaris Polisi (Kompol) Henry Andar H Sibarani, di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kepri, Senin (21/3/2022)

“Nah barang bukti dari tangan J ialah ganja, sebanyak 2.987,5 kilogram (kg). Dan yang akan dilakukan pemusnahan sebanyak 2.887,38 gram. Sementara 97,12 gram disisihkan untuk dikirim ke laboratorium Balai Pom Kepri. 3 gram ganja (pengembalian dari Balai POM), untuk pembuktian di persidangan,” jelasnya.

Adapun dalam kasus tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1), (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU-RI) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun kurungan penjara

Berita sebelumyaRudi Apresiasi Turnamen Persatuan Panahan Indonesia Kota Batam
Berita berikutnyaPesan Gubernur Ansar Untuk Pengurus APDESI, Kalian Ujung Tombak, Majukan Desa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.