Pelalawan- Bupati Pelalawan H Zukri bersama kepala OPD terkait insfeksi mendadak (sidak) di lima titik lokasi penjualan minyak goreng di Pangkalan Kerinci

Ditengah kesulitan Masyarakat Pangkalan Kerinci mendapatkan minyak goreng , sidak dilakukan orang nomor satu di Pelalawan ini pada, Rabu(23/2) kemarin rombongan Bupati menemukan puluhan kardus di Gudang swalayan Mandiri dugaan kuat pihak menjeman swalayan Mandiri menimbun minyak goreng

kelangkaan Minyak Goreng (Migor) di rasakan masyarakat kabupaten Pelalawan dari awal tahun 2022 ini , khususnya Kecamatan Pangkalan Kerinci, membuat resah masyarakat, kalaupun ada perliter 20 ribu sampai tembus 35 ribu perliter.

Hasil sidak ditemukan puluhan minyak goreng tidak dijual oleh Pihak Swalayan Mandiri, Zukri Bupati Pelalawan lansung memperintahkan manager Swalayan Mandiri agar minyak goreng dipajangkan di rak penjualan

” Kemarin kita sidak bersama rombongan Bupati Pelalawan Zukri , ada lima lokasi kita Sidak , jadi hasil sidak Bupati temukan 80 kardus berisikan minyak goreng ,” ujar Faisal camat Pangkalan Kerinci , kepada Media ini senin(28/2).

Disebutkan Mantan Kabag Protokol kantor Bupati ini, alasan pihak manajemen Swalayan Mandiri di Pangkalan Kerinci , rencana minyak goreng itu akan dibagikan ke anak cabang, padahal masyarakat Pangkalan Kerinci kesulitan membeli minyak goreng

” Sekali lagi berbuat seperti ini akan kita berikan sanksi tegas ,” ujar Faisal menirukan ucapan Bupati Zukri.(M Panjaitan)

Berita sebelumyaKepala Staf Angkatan Darat Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman: TNI Tidak Ada Alasan Hujan Mengguyur Siap Merakyat
Berita berikutnyaSesmenko Minta Perkuat Pengawasan Aktifitas Layanan Kepelabuhanan di Batam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.