NATUNA, JELAJAHKEPRI.COM – Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) yang didampingi langsung oleh Dandim 0318/Natuna, dan Asisten III Pemerintah Kepulauan Anamabas hari melakukan pemantauan sejumlah rangkaian kegiatan TMMD Ke-106 Wilayah Kodim 0318/Natuna, di Kecamatan Jemaja. Kamis, (24/10/2019) pagi.

Dalam kegiatannya, tim Wasev memantau langsung titik lokasi sasaran non fisik seperti kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Radikalisme bersama Pelajar SMA N 1 Letung, pemantauan titik lokasi pengecekan kesehatan gratis, pemantauan posko TMMD, dan pemantauan pos (rumah warga) yang menjadi tempat tinggal bagi para personil TMMD.

Selain itu, tim Wasev juga memantau langsung kegiatan sasaran fisik berupa pembukaan jalan tembus sepanjang 2000 meter dari Desa Mampok, menuju Desa Air Biru, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Perwira Staf Ahli (Pasahli) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Kolonel Inf. Asrul Sani, selaku ketua Tim Wasev kepada media ini mengaku puas atas apa yang dilakukan oleh Satgas TMMD Wilayah Kodim 0318/Natuna.

Menurutnya, program-program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0318/Natuna dinilai telah sesuai dengan kondisi dan situasi masyarakat Letung, Jemaja.

“Sementara ini yang saya liat sih baik, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan masyarakat sini”, ujarnya.

Lanjut Kolonel Asrul menyebutkan, kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tentang pemahaman radikalisme dan bahaya narkoba, hingga pengobatan gratis dirasa perlu untuk dilakukan.

Berkaitan dengan itu, Satgas TMMD wilayah Kodim 0318/Natuna diakui Kolonel Asrul, telah berhasil melakukan kegiatan tersebut.

“Kita mulai dari SMA tadi itu kan berbicara Radikalisme, kita kan kadang-kadang sering mendengar kata-kata Radikalisme dari media cetak atau media elektronik maupun medsos, dan belum tentu anak-anak itu paham, apakah Radikalisme itu? Begitupun dengan kegiatan lainnya seperti pengobatan gratis”, paparnya.

Sementara kegiatan non fisik berupa pembukaan jalan, Kolonel Asrul menegaskan, Satgas TMMD untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditentukan, yakni lebih kurang 1 bulan, terhitung sejak pembukaan TMMD pada 02 Oktober 2019 lalu.

Ia mengancam, jika pekerjaan tidak selesai dengan target yang telah ditentukan, pihaknya akan memanggil Dansatgas TMMD, dalam hal ini ialah Dandim 0318/Natuna untuk dilakukan Pra TMMD.

“Meskipun pembukaan jalan sudah mencapai 70 persen pengerjaan, namun Satgas harus tetap bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan masa kerja. Kalau tidak, ya kita panggil Dansatgasnya untuk dilakukan Pra TMMD”, tutupnya menegaskan.

Diketahui dalam hal ini Tim Wasev TMMD Ke-106 Anambas Wilayah Kodim 0318/Natuna terdiri dari Perwira Staf Ahli (Pasahli) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Kolonel Inf. Asrul Sani, didampingi Pasahli Pangdam 1/BB Kolonel Inf. Chandra, dan Kasi Ops Bakti TNI Pusterad, Mayor Inf. Muhammad Nuryadi. (Zal).

Berita sebelumyaGIIAS Medan 2019 Resmi Dibuka
Berita berikutnyaTemu Ramah Bersama Masyarakat Jemaja, Ketua Tim Wasev TMMD Ke-106 Wilayah Kodim 0318/Natuna Bacakan Amanat Kasad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.