Tanjungpinang,Jelajahkepri.com – Memperingati peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 Karang Taruna, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd mengajak pemuda Indonesia untuk terus mengambil peranan dalam pembangunan bangsa. Pemuda disebutnya harus jadi agen perubahan. Hal tersebut disampaikan pada Kegiatan Diklat Pengurus Karang Taruna Kota Tanjungpinang di Plaza Hotel, Sabtu (29/9).
“Pemuda Indonesia harus tetap tegak lurus menguatkan komitmen dan konsistensi dalam perannya sebagai moral force. Pemuda harus hadir dan mampu menumbuhkembangkan aspek etis dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan,” ungkap Syahrul dalam sambutannya.
Syahrul meminta agar seluruh pemuda Indonesia terus bergerak dan konsisten berperang melawan bahaya narkoba. Juga menentang masuknya ideologi radikal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.
“Terus menjadi penegak serta pengawal moral dan karakter bangsa menjadi agenda utama yang tidak boleh diabaikan,” katanya
Pemuda pun disebut Syahrul harus berperan sebagai social control dengan menguatkan wawasan kebangsaan. Juga membangkitkan kesadaran atas tanggung jawab, hak, dan kewajiban sebagai warga negara, serta meningkatkan partisipasi dalam perumusan kebijakan publik.
“Peka serta peduli terhadap persoalan sosial yang mendera kaum muda dan bangsa Indonesia. Untuk itu pemuda harus tetap berkomitmen dan konsisten untuk berperang melawan pengangguran, kemiskinan dan persoalan sosial bangsa Indonesia,” ucapnya.
Pemuda Indonesia diminta Didik untuk menjadi agent of change. Sebagai agen perubahan, pemuda menurut Syahrul harus konsisten untuk meneruskan dan meneguhkan komitmen dan konsistensi gerakan kepemudaan yang sudah dirintis sejak 1908.
“Untuk terus menjadi pemuda pelopor, pemimpin yang handal dan kuat dalam melakukan terobosan dan mendobrak setiap kebuntuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memperkuat persatuan dan kesatuan serta memperkuat kesetiakawanan sosial di antara pemuda dan bangsa Indonesia,” jelasnya.
Tak hanya itu, generasi muda pun menurutnya harus mampu menjadi pelopor kemandirian bangsa serta mampu menghadirkan kepedulian dan jalan keluar bagi kemiskinan. Pemuda harus mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.
“Bahaya dan ancaman terhadap bangsa ini semakin nyata. Bukan saja ancaman yang berbasis konvensional seperti ancaman invansi militer negara lain, bahaya operasi non militer non perang,” ungkap Syahrul.
Bahaya tersebut seperti persoalan pengangguran, kemiskinan, bahaya narkoba, ideologi radikal, bahaya ilmu dan teknologi yang tidak dimanfaatkan secara bijaksana. Selain itu juga bahaya kerusakan moral dan karakter bangsa serta kerusakan sumber daya alam dan lingkungan.
“Pemuda tidak akan pernah berhenti untuk mempertahankan negeri ini, untuk terus melawan kebatilan, terus berjuang melawan penindasan. Pemuda akan hadir dengan kepekaannya, kepeduliannya, solusinya, kerja nyatanya, komitmennya,” sambungnya.
Syahrul juga menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah agar lebih memperhatikan karang taruna dan terus berkoordinasi. “Untuk itu saya instruksikan kepada seluruh camat dan lurah agar tidak ada memperhatikan dan lakukan koordinasi bersama karang taruna. Saya harap karang taruna untuk dapat kompak, untuk ikut serta dan mendukung selalu kegiatan pemerintahan.” Pungkasnya.
Acara ini dihadiri juga Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP, Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Agustiawarman, S.Sos, MM, Ketua Karang Taruna Kepri, Camat dan Lurah Se-Kota Tanjungpinang serta seluruh Pengurus Karang Taruna Kota Tanjungpinang.
(Rd/Hms)
Berita sebelumyaWalikota Serahkan Dana Pembinaan Atlet
Berita berikutnyaAPBD-P Kota Tanjungpinang disahkan 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.