Batam,Jelajahkepri.com-MenYambut Hari pendidikan Nasional yang jatuh pada hari jum’at , Ketua DPRD Batam, Nuryanto, ikuti hadir dalam upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Batam yang di gelar hari Jum’at (13/5/2022) pagi di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam.

Dalam peringatan hari Pendidikan Nasional, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengadakan upacara bendera  bersama dengan sejumlah pengawai pemko dan anggota DPRD Kota Batam dan  bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara juga dihadiri Wakil Wali Kota Amsakar Achmad dan sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Upacara itu sendiri diikuti Dewan Pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Mahasiswa, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Dasar (SD).

Usai pelaksanaan upacara, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, turut menyaksikan penandatanganan prasasti pembangunan gedung sekolah baru untuk SMP Negeri 59, SMP Negeri 60, SMP Negeri 62, SMP Negeri 63, dan SMP Negeri 64 yang dilakukan Wali Kota, Muhammad Rudi.

Wali Kota, Muhammad Rudi, memberikan apresiasi kepada para guru dan seluruh insan pendidikan. Mereka dianggap dapat mempertahankan proses pembelajaran pada saat pandemi lalu sehingga anak-anak tetap mendapatkan pendidikan.

“Kita sangat apresiasi dan berterimakasih kepada para guru karena walaupun pandemi mereka tetap memiliki semangat untuk mengajar dan anak-anak kita tetap memperoleh pendidikan. Saat ini sudah bisa belajar tatap muka, dan kita harap semakin banyak ilmu yang diberikan kepada anak didiknya sesuai kemampuan. Jayalah guru, jayalah anak-anak Kota Batam,” ujar Rudi usai upacara(“”)

Berita sebelumyaLAKIP menjadi sarana umpan balik untuk pimpinan internal BP Batam
Berita berikutnyaWisata Camp Vietnam Galang Diajukan Sebagai Memori Kolektif Bangsa, Dewan Pakar Sambangi Batam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.