FB_IMG_1491702718066BATAM,JELAJAHKEPRI.com – Tenaga guru honorer  yang selama ini belum mendapatkan kejelasan dari pemerintah kota Batam.

Rabu (5/4/2017),sejumlah tenaga guru honorer mendatangi gedung DPRD kota Batam dan meminta Pendapat yang selama ini masih dalam permasalahan yang cukup lama.

Hingga kini dari sejumlah para tenaga guru honorer  yang selama ini masih belum mendapatkan kepastian pihak pemko Batam terkait dari ratusan tenaga guru honorer yang telah mendapatkan kelayakan tinggal 93 yang masih dalam permasalahan tentang kelayakan  dan kepastian  dari pihak pemko Batam.

Djoko mengaku kalau permasalahan pemblokiran data CPNSK2 ini, dirinya masih merabah. “saya baru tahu tentang permasalahan nasib guru honorer kategori 2 ini, yang tau persis permasalahan asal muasal ini adalah pak Yunus”. Coba tanya langsung kepada bapak Yunus. Kata Djoko

Dia menegaskan Komisi IV akan segera melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan sekdako Batam bahkan dengan guru honorer untuk mengumpulkan data-data yang sebenarnya.

permasalahan asal muasal ini adalah pak Yunus”. Coba tanya langsung kepada bapak Yunus. Kata Djoko

Dalam upaya pembukaan pemblokiran data di BKN, Namun harus ada kerjasama antar Pemerintah daerah tidak cukup sebatas menyurati dan menunggu balasan surat dari BKN saja. “kita akan perjuangkan hak tenaga guru honorer K2 ini, mengingat mereka (CPNSK2) ini sudah lama mengabdi”. Harap Djoko ( Boy)

Berita sebelumya93 Tenaga Honorer Guru minta kejelasan pada DPRD Kota Batam ,terkait Nasib yang selama ini terombang ambing
Berita berikutnyaNurdin Basirun Lantik Kepengurusan FKUB Provinsi Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.