Pelalawan, JelajahKepri.com-Kecelakan maut kendaraan sepada versus dump truk Fuso bermutan Tandan Buah Segar (TBS ) puluhan ton di jalan lintas timur (jaltim) kilometer 121 Desa Pesaguan , Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau. Pasangan suami istri (Pasutri) meregang nyawa, Senin (31/1/2022) Siang.

Kecelakaan melibatkan sepada motor yamaha Nmax plat nomor BM 2751 IS dikendarai oleh  Sugiono berboncengan Dewi Supriati Ningsih, warga Pangkalan Lesung Karyawan PT Musim Mas estate III tewas di tempat, sedangkan pengemudi berinisial ( Iys) warga Sumatera Utara (Sumut) dump truk Fuso plat nomor polisi BK 8547 CB telah diamankan pihak berwajib.

Berdasarkan informasi pihak kepolisian , dump truk fuso BK 8547 CB, bergerak dari arah Sorek menuju arah ukui, setibanya di tempat kejadian perkara (tkp) jalan lintas timur (jaltim) kilometer 121, Desa Pesaguan kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan , tiba-tiba pasangan suami istri (pasutri) berkendara sepada motor merek yamaha Nmax tersebut bergerak ke kanan jalan, dan pada saat bersamaan datang bergerak dari arah berlawanan, tabarakan tak terelakkan

“Diduga Pengedara sepada terkejut dan terjatuh di badan jalan sebelah kiri dari Ukui menuju arah Sorek, karena jarak sudah dekat dump trukTruk fuso BK 8547 CB yang menabrak bagian belakang penggedara sepada motor roda sebelah kiri dump truk fuso melindas pengendara sepeda motor yang berboncengan,” ucap Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Muhammad Tariq melalui ,kasat Lantas AKP Lily sulfiani kepada media ini.

Akibat peristiwa kecelakaan tersebut kedua korban meninggal dunia ditempat , korban sudah evakuasi dilarikan rumah terdekat.

” Akibat Kejadian pasang suami istri (pasutri) meninggal ditempat setelah terlidas truk Fuso , kondisi suami korban mengalami luka remuk di kepala dan istri hancur dibagian kepala dan dada remuk,” kata dia

Ditegaskan kasat lantas analisa kasus laka lantas akibat human eror, diduga kelalaian dari pengemudi dump truk fuso karena pada saat di persimpangan dan marka jalan utuh bergerak melebar ke kanan jalan, dan kelalaian dari pengendara sepada karena pada saat berkendara tidak bisa menguasai kendaraanya dan terjatuh di badan jalan, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas.(MP)

Berita sebelumyaBP Batam dan Kejati Kepri Lakukan Penandatanganan Pakta Integritas, Pengamanan Proyek Pembangunan Strategis
Berita berikutnyaKepala BP Batam Tinjau Progres Kesiapan Taman Kolam Sekupang untuk Dukung KEK Kesehatan Sekupang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.