Batam, JelajahKepri.com -Terjadinya pemadaman listrik yang sering terjadi di kota Batam ,hingga tidak beraturan secara merata diakibatkan adanya gangguan pembangkit listrik tenaga minyak dan gas yang baru dalam masa percobaan .

PLN Batam memohon maaf atas pemadaman yang terjadi pada siang hari ini, Kamis 24 Maret 2022. Kondisi cuaca yang panas terik memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kenaikan beban pucak. Jika dalam dua minggu terakhir tren beban puncak berada pada angka 492 Mega watt (MW), hari ini beban puncak siang naik drastis ke angka 519 MW.

“Kami selalu berupaya untuk meminimalisir terjadinya pemadaman kepada masyarakat. Hari ini seluruh pembangkit yang tersedia telah kami operasikan, termasuk pembangkit listrik tenaga minyak dan gas (PLTMG) Baloi, pembangkit baru yang dalam masa percobaan. Namun saat beroperasi, pembangkit Dalle Energy Batam (DEB) dan pembangkit baru PLTMG Baloi keluar dari sistem akibat gangguan trip sementara. Hal ini menyebabkan terjadinya padam pada sebagian wilayah Batam,” jelas Bukti Panggabean, Vice President of Public Relation.

Saat ini gangguan trip pembangkit DEB sudah kembali masuk ke sistem yang membantu proses normalisasi, sementara itu PLTMG Baloi sedang tahap re-start sehingga diharapkan dalam waktu dekat ini segera sinkron untuk kembali mendukung sistem kelistrikan Batam.

“Bersama dengan ini kami menghimbau dan mohon bantuan kepada pelanggan yang kondisi listriknya tidak padam untuk menggunakan listrik dengan bijak sesuai kebutuhannya sehingga dapat membantu system kelistrikan,” harap Bukti.(Boy )

Berita sebelumyaTindaklanjuti Kerja Sama Dukungan Infrastruktur, Delegasi Korea untuk ASEAN ke BP Batam
Berita berikutnyaDiduga Perusahaan Seluruh Kabupaten Pelalawan Kangkangi UU Perburuhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.